Altman Z-Score

Z Score
Altman Z Score dikembangkan oleh Profesor Edward Altman pada tahun 1967. Pada tahun 2012 beliau merilis versi terbaru yang disebut dengan Altman Z-Score Plus yang dapat digunakan untuk mengevaluasi  baik perusahaan terbuka maupun perusahaan tertutup, manufaktur dan non manufaktur di Amerika Serikat maupun di luar Amerika Serikat. Investor dapat menggunakan Altman Z-Score untuk membantu dalam menentukan apakah mereka harus membeli atau menjual saham tertentu jika mereka konsen terhadap kekuatan finansial perusahaan tersebut. 


Altman Z-Score merupakan output dari tes kekuatan kredit yang menunjukkan kecenderungan tingkat kebangkrutan suatu perusahaan manufaktur. Altman Z-Score, didasarkan terhadap lima jenis rasio yang dapat dihitung dari data yang diperoleh pada laporan keuangan perusahaan tersebut. 

Altman Z-Score dikalkulasi sebagai berikut : 

Z-Score = 1.2A + 1.4B + 3.3C + 0.6D + 1.0E
Dimana : 
A = Total Aset / Working Capital 
B = Total Aset / retained Earnings
C = Laba sebelum bunga dan pajak / Total Aset
D = Nilai pasar dari ekuitas/ total liabilitas
E = Penjualan/ Total Aset

Skor atau nilai dibawah 1.8 menunjukkan perusahaan kemungkinan besar menuju kebangkrutan, perusahaan dengan skor atau nilai diatas 3 menunjukkan kecilnya peluang bangkrut. Makin tinggi/rendah nilai, makin kecil/besar peluang kebangkrutan. 

Sumber : www.investopedia.com dengan perubahan seperlunya 


Komentar