Piotroski Score

Penggunaan piotroski score dalam menilai suatu perusahaan

Piotroski Score merupakan salah satu analisis yang dapat digunakan dalam menilai kekuatan keuangan suatu perusahaan.  Skor atau nilai dari Piotroski berkisar antara 0-9 yang menunjukkan sembilan macam kriteria kekuatan keuangan perusahaan tersebut. Nilai 9 merupakan nilai yang terbaik. Skor ini diberi nama sesuai dengan penemunya yaitu seorang Profesor Akuntansi Chicago, Joseph Piotroski, yang membagi skala berdasarkan kriteria spesifik yang ditemukan dalam laporan keuangan. Pada setiap kategori yang terpenuhi pada suatu perusahaan maka mendapatkan 1 point , jika tidak, maka tidak ada point yang diberikan. Point yang terkumpul kemudian dijumlah untuk menentukan nilai saham suatu perusahaan. 

Kriteria yang terdapat pada Piotroski Score adalah sebagai berikut : 
Profitabilitas 
  • ROA yang positif pada tahun sekarang (1 point)
  • Cash Flow Operasional yang positif pada tahun sekarang (1 point)
  • ROA yang lebih tinggi pada tahun sekarang dibandingkan ROA pada tahun sebelumnya (1 point)
  • Cash Flow Operasional lebih tinggi dibandingkan dengan ROA (1 point)
Leverage, Likuiditas dan Sumber Pendanaan 
  • Rasio Hutang Jangka Panjang yang lebih rendah dibandingkan dengan rasio hutang jangka panjang tahun lalu (1 point)
  • Current Ratio tahun sekarang yang lebih tinggi dibandingkan dengan Current Ratio tahun lalu (1 point) 
  • Tidak ada penerbitan saham baru di tahun sekarang (1 point) 
Efisiensi Operasional 
  • Gross Margin tahun sekarang yang lebih besar dibandingkan tahun lalu (1 point) 
  • Rasio Turnover Asset  yang lebih tinggi pada tahun sekarang dibandingkan tahun lalu (1 point) 
Kesimpulan : 
Jika terdapat perusahaan dengan nilai Piotroski Score antara 8-9 maka perusahaan tersebut tergolong kuat secara finansial, apabila nilai antara 0-2 maka perusahaan tersebut tergolong lemah. Pada April 2000 Piotroski paper yang berjudul Value Investing : The Use of Historical Financial Statement Information to Separate Winners from Losers, menunjukkan bahwa penggunaan Piotroski Score dalam pemilihan saham menghasilkan return tahunan sebesar 23% dalam kurun waktu 1976 - 1996 jika expected winners dibeli dan expected loser short (penjelasan winner dan loser akan dibahas pada artikel lain). Pada intinya di setiap sistem investasi yang ada, melihat data masa lalu bukan berarti akan menunjukkan hal yang sama di masa depan, namun memiliki perencanaan investasi dan aturan yang baik tentang investasi akan selalu membuahkan hasil. 

artikel ini diambil dari www.investopedia.com dengan perubahan seperlunya.   

Komentar