Dogs of The Dow

Penggunaan strategi Dogs of The Dow
Strategi Dogs of The Dow merupakan strategi yang dipopulerkan oleh Michael Higgins dalam bukunya, "Beating the Dow". Kesederhanaan strategi ini merupakan hal yang membuatnya menjadi menarik. The Dogs of the Dow merupakan 10 dari 30 perusahaan pada Dow Jones Index di Amerika Serikat dengan dividen yield tertinggi. Pada strategi Dogs of The Dow, investor memutas portofolionya, menyesuaikan sehingga alokasi asetnya sama untuk 10 saham tersebut.

Tipikalnya, investor perlu untuk mengubah portofolionya sekitar tiga atau empat saham tiap tahun dan menggantinya dengan yang lain. Saham tersebut biasanya digantikan karena dividen yieldnya menurun dari 10 besar.

Apakah semudah itu?
Yup, strategi ini merupakan startegi yang mudah. Pada tiap akhir tahun, pilih 10 saham dengan dividen yield terbesar kemudian bentuk portofolio dengan alokasi aset masing-masing ke 10 saham tersebut sama atau seimbang. Pegang saham tersebut selama setahun dan ulangi lagi prosesnya pada tahun berikutnya. Ini merupakan strategi jangka panjang, memerlukan periode yang lama untuk melihat hasilnya. Terdapat beberapa tahun dimana Dow berhasil mengalahkan kinerja strategi ini.

Melalui Angka
Seperti disebutkan sebelumnya salah satu yang menarik dari strategi ini adalah kemudahannya; lainnya adalah kinerjanya. Sejak tahun 1957 hingga 2003, strategi the Dogs mengalahkan kinerja Dow sekitar 3%, dimana secara rata-rata menghasilkan return of rate sebesar 14.3% tahunan sedangkan the Dow secara rata-rata sebesar 11%. Pada periode tahun 1973 hingga 1996 bahkan lebih menghasilkan kinerja yang impresif, the Dogs menghasilkan return sebesar 20.3% secara tahunan sedangkan the Dow menghasilkan rata-rata 15.8%.

Variasi dari The Dogs
Karena kesederhanaan strategi ini dan tingkat returnnya, banyak yang mencoba memodifikasinya agar terlihat lebih sederhana dan menghasilkan yield yang lebih tinggi. Ada the Dow 5, yang meliputi lima saham dari the Dogs of the Dow dengan harga terendah. Kemudian ada the Dow 4, yang meliputi 4 saham dengan harga tertinggi dari the Dow 5. Terakhir ada the Foolish Four, yang terkenal dibuat oleh Motley Fool, dimana memilih saham yang sama dengan the Dow 4, namun mengalokasikan 40% dari portofolio kepada saham dengan harga terendah dan 20% sisanya ke 3 saham lain. Variasi dari the Dog of the Dow ini dikembangkan menggunakan backtesting (tes berdasarkan harga saham pada masa lalu). Peluang strategi-strategi ini mengalahkan kinerja the DOgs of the Dow atau indeks Dow Jones di masa depan sangatlah tidak pasti.

Sebelum anda menggunakan strategi ini di pasar modal Indonesia, perhatikan hal ini : pilihlah saham dengan dividen yield tertinggi mungkin masih tergolong intuitif, namun memilih suatu saham hanya berdasarkan harganya saja mungkin terlihat aneh. Harga saham merupakan suatu yang relatif, perusahaan dapat melakukan split stock namun nilai sahamnya tetaplah sama, hanya jumlah saham yang beredarnya saja yang berubah. 

Strategi ini belumlah terbukti secara sempurna berhasil dalam penerapannya. Teori ini menggunakan asumsi bahwa pergerakan harga saham pada pertengahan abad ke 20 akan sama dengan abad ke 21, jika asumsi ini benar maka strategi the Dog akan menghaslkan kinerja 3% lebih besar dari indeks. Namun tentu saja hal ini tidaklah pasti terjadim the Dogs of the Dow mungkin merupakan strategi yang sederhana dan efektifberdasarkan hasil dari 50 tahun lalu di Amerika Serikat. Pilih 10 saham dengan dividen yield terbesar dan alokasikan secara sama, sesuaikan tuiap tahun dan anda dapat berharap hasil return yang 3% lebih besar dari indeks. Jika sejarah terulang kembali alias masa depan belum tentu 100% akan sama kondisinya dengan masa lalu. 




0 komentar:

Posting Komentar