Apa itu GDP dan mengapa hal tersebut sangat penting bagi investor dan ekonom

Mengapa GDP penting bagi investor dan ekonom



Gross Domestic Product merupakan salahsatu indicator penting yang digunakan untuk menilai kesehatan perekonomiansuatu negara. Hal ini mewakili total nilai dari keseluruhan barang dan jasa yang dihasilkan pada suatu periode waktu tertentu. GDP digunakan untuk membandingkan pencapaian dibandingkan periode sebelumnya, contohnya apabila GDP tumbuh sebesar 3% dibandingkan periode sebelumnya, maka hal ini menunjukkan perekonomian tumbuh sebesar 3% .

Pengukuran GDP tergolong memusingkan, namun pada dasarnya perhitungannya dapat dilakukan melalui dua acara; entah dengan menambahkan keseluruhan pendapatan yang dihasilkan (pendekatan income), atau dengan menambahkan keseluruhan penghasilan yang dihabiskan (pendekatan pengeluaran). Secara logika kedua pendekatan ini akan menghasilkan hasil yang sama. 


Pendekatan pendapatan, dihitung dengan menambahkan total kompnesasi yang diperoleh karyawan, gross profit perusahaan dan keseluruhan pajak. Metode pendekatan expenditure merupakan pendekatan yang lebih umum dengan cara menghitung pertambahan total konsumsi, investasi, pengeluaran pemerintah dan net export. 

Pertumbuhan ekonomi dan produksi memiliki dampak yang signifikan terhadap semua orang dalam hal sudut pandang ekonomi. Misalnya, ketika perkeonomian sehat, maka kita akan melihat tingkat pengangguran yang rendah dan peningkatan gaji sebagaimana halnya dengan permintaan tenaga kerja yang tinggi akibat pertumbuhan ekonomi. Perubahan yang signifikan pada GDP, entah itu naik atau turun, seringkali memberikan efek yang signifikan terhadap pasar saham. Tidaklah sulit untuk memahami mengapa, ekonomi yang buruk berbanding lurus dengan profit yang lebih rendah bagi perusahaan, yang akhirnya mengakibatkan penurunan harga saham. Investor juga sangat mengkhawatirkan dengan tingkat pertumbuhan GDP yang negative, merupakan salah satu factor ekonomi yang digunakan untuk menentukan apakah perekonomian suatu negara memasuki resesi atau tidak.

Komentar