Profil Perusahaan Sekuritas di Indonesia OSO Sekuritas

OSO Securities


Dengan berbekal visi yang dimiliki PT. OSO Securities yakni menjadi sebuah perusahaan keuangan terkemuka dengan menawarkan berbagai macam produk dan layanan berkualitas untuk investasi ke Pasar Modal Indonesia, telah mengantarkan PT. OSO Securities menjadi salah satu Broker pasar modal ternama di Indonesia. Didirikan tanggal 04 Juli 1988 dengan nama pertamanya adalah PT Kapita Sekurindo dan kini telah berganti nama menjadi PT. OSO Securities yang telah memulai bisnis komersialnya sejak tahun 1989, dan sejak tahun itulah PT. OSO Securities telah memberikan kontribusi terbaik bagi Bangsa Indonesia dan menjadi parter setia masyarakat dalam memulai investasi diu dunia pasar modal.

Kantor pusat PT OSO Securities yang beralamat di Cyber 2 Tower, Lantai 22 Unit A-D, tepatnya di Jl. H. R. Rasuna Said Blok X-5 No.13,  Daerah Kuningan Timur , Jakarta Selatan – lndonesia ini memiliki saham yang dipegang oleh PT Citra Putra Mandiri sebesar 99,62% dan Yohanes Ferandi Limbergh dengan nominal saham sebesar 0,38%. Line Telepon yang dimiliki PT OSO Securities yakni (62-21) 2991-5300 dan dengan nomor Fax (62-21) 2902-1497. Bisnis utama yang dimiliki PT OSO Securities adalah Perantara Perdagangan Efek pada Bursa Efek Indonesia dan Penasihat keuangan bagi Nasabah korporasi. PT OSO Securities memperoleh ijin usahanya  sebagai Perantara Pedagang Efek pada tanggal 5 Desember 1988 dan Penjamin Emisi Efek pada tanggal 04 September 2013. PT OSO Securities juga telah memperoleh ijin fasilitas perdagangan margin pada tanggal 14 Oktober 2011 silam. 
Selama 2 dekade terakhir, PT OSO Securities telah melayani kebutuhan investasi pada Perdagantan Efek baik kepada Nasabah Perseorangan, Nasabah Korporasi maupun kepada Nasabah Asing. Divisi Penasehat keuangan PT OSO Securities sendiri lebih memfokuskan kepada penyediaan jasa bagi Nasabah korporasi dalam hubungannya dalamkaitannya dengan struktur perusahaan dan struktur keuangan perusahaan, pilihan dalam struktur pembiayaan Modal perusahaan, Merger, dan pertimbangan dalam melakukan akuisisi.
Baca juga artikel lainnya : 






0 komentar:

Posting Komentar